foto : John F Kennedy bersama Jacqueline istrinya || sumber : scmp.com
Momen yang membahagiakan terkadang tidak mudah dan tidak ingin begitu saja dilupakan, oleh karenanya terkadang kita sering mengabadikannya kedalam sbuah foto. Namun apa jadinya jika foto yang telah diabadikan tersebut yang harusnya menjadi memori yang membahagiakan untuk dikenang, justru menjadi sebuah kenangan yang mengingatkan akan peristiwa yang mengerikan.
Berikut bebearapa momen foto bahagia namun memiliki kisah tragis dibaliknya yang telah berhasil diabadikan seseorang yang berhasil kami rangkum :
1- Menit Sebelum Penembakan Presiden John F Kennedy
22 November 1963 merupakan moment yang mengerikan bagi warga Amerika Serikat. Tepat pada tanggal itu, Presiden Amerika ke -35 John F Kennedy tewas setelah ditembah oleh seseorang yang misterius pada saat mengadakan pawai di kota Dalles.
Foto ini terlihat memnggembirakan pada saat Kennedy melemparkan senyum kepada warga Dallas yang berjejer rapi di pinggir jalan yang mana meng elu - elukan kedatangan sang Presiden paman sam tersebut.
Jacqueline Kennedy, sang istri yang berada disampingnya pun turut melontarkan senyum kepada masyarakat yang menyaksikan pawai kenegaraan itu. Semua tampak terlihat bahagia sampai sebuah peluru ditembakkan tepat ke arah presiden Amerika ini, seketika setelahnya pun menjadi detik - detik yang mengerikan dan menjadi mimpi buruk bagi sang istri. John F Kennedy meninggal seketika sesaat setelah sebuah peluru tepat mengenai kepala dan tenggorokannya.
Foto Sebelum Insiden Penembakan Brutal Columbine High School's of 99
Seperti sudah menjadi tradisi di sekolah pada umunya, dimana pada setiap kelulusan para murid dan guru mengabadikan menjadi foto bersama atau bahkan di sebagian sekolah membuat buku tahunan.
Berikut ini adalah momen yang telah di abadikan oleh SMU Clumbine Amerika Serikat, yang diambil pada tahun 1999 silam.
Tidak ada yang pernah menyangka bahwa beberapa siswa dalam foto tersebut akan menjadi korban penembakan yang pelakunya juga berada dalam foto tersebut. Adalah Erick dan Daylan Klebold, yang fotonya berada disudut kanan atas yang menjadi pelaku dalam penembakan.
Beberapa hari setelah foto bersama ini diambil, dua pelajar dari sekolah ini melakukan penyerangan bersenjata api. Erick Harris dan Daylan Klebold menyerang teman - teman dan guru sekolah mereka sendiri dengan cara menembakkan senjata otomatis dan melemparkan bom rakitan ke arah mereka.
Kejadian ini telah menewaskan 5 orang membuat kurang lebih 15 orang lainya luka parah disebabkan terkena peluru senjata yang ditembakkan kedua plejar ini. Petugas kemanan khusus pun segera diturunkan untuk segera mengamankan serangan ini.
Namun kedua pelaku ini tidak kunjung berhasil ditangkap, setelah melukai puluhan siswa dan guru, mereka ditemukan sudah tewas diperpustakaan. Setelah pihak polisi melakukan pemeriksaan, kedua pelaku ini dinyatakan tewas dengan bunuh diri, setelah apa yang mereka lakukan di sekolah.
foto : Chritopher McCandels sebelum setelah ditemukan tak bernyawa || sumber : Google.
Berikutnya, adalah Christopher McCandels, merupakan anak insinyur kaya yang memiliki perusahaan besar. Selain kaya, Christopher sendiri ialah sosok yang pintar di bidang akademis. Ia berhasil mendapatkan index prestasi kumlatif 3.72 dari jurusan sejarah dan anthropology.
Pada akhir Juni 1990 Christopher membawa beberapa harta miliknya dan menjauh dari kehidupan sosialnya, termasuk keluarga dan para sahabatnya. Chris membuang semua identitas keluarganya dan tidak membawa alat komunikasi apapun agar tidak bisa di deteksi oleh keluarganya.
Telah cukup lama Chris berkelana di alam liar, ia pun menjadi pemburu untuk sekedar memenuhi kehidupan pangannya, Ia sempat mengabadikan dirinya pada sebuah foto yang menunjukkan bahwa dia merasa bahagia. Dalam foto itu tertulis sebuah pesan dari Chris yakni "Saya memiliki kehidupan yang bahagia, dan terimakasih pada yang maha kuasa. Selamat tinggal dan semoga tuhan memberkati kita semua" ucapnya dalam sebuah tulisan tangan.
Setelah menulis pesan itu, Christopher ditemukan oleh para pemburu di hutan dengan kondisi yang sudah tak bernyawa. Menurut hasil visum menyebutkan, bahwa kematian Christopher disebabkan oleh kelaparan dan keracunan makanan.
Ditembak Mati Setelah Berhasil Foto Keluarga
Seorang remaja sedang mengadakan sebuah pesta yang meriah dirumahnya pada 16Juli 2011. Semua temannya diundang ke pesta tersebut, namun ada beberapa teman Tayler yang merasakan kejanggalan, sebab mereka tahu betul kalau orang tua Tayler terkenal galak, namun kecurigaan itu sesaat tak mereka indahkan.
Dengan riang, para remaja yang rata - rata seumuran Tayler berbondong - bondong datang ke rumahnya, untuk berpesta tentunya, Tayler sendiri sbenarnya tidak begitu memiliki banyak teman, akan tetapi ada kurang lebih 60an remaja yang datang memenuhi undangan Tayler yang ia sebar lewat jejaring sosial Facebook
Tayler mengaku pada teman - temannya bahwa orang tuanya sedang tidak dirumah, bahwa mereka sedang berpesta keluar kota, imbuhnya.
Pesta berlangsung sangat meriah dan berlangsung hingga lewat dini hari, pada saat teman - temannya tengah berpesta, Tayler memanggil salah seorang temannya dan mengakui sebuah kesalahan yang telah ia lakukan, namun temannya hanya mengangganpya hanya sebagai lelucon, sampai akhirnya Tayler menunjukkan kamar tempat Tayler menyimpan jasad kedua orang tuanya.
sekian.(*)









إرسال تعليق