Baru Saja Menikah Pengantin Perempuan Pasrah Dilucuti Keluarga Suami Untuk Memeriksa Keperawanan

 



Seorang pengantin wanita benar-benar tidak habis fikir dengan perlakuan keluarga suami terhadap dirinya.

Bagaimana tidak, begitu pernikahan usai, sang mempelai wanita tiba-tiba dipaksa berbaring di tempat tidur oleh kerabat pengantin pria.

Pengantin wanita yang masih muda tersebut pun tersinggung dengan kecurigaan keluarga suaminya yang mengira ia sudah tidak perawan lagi.

Media lokal melaporkan bahwa kejadian menghebohkan ini terjadi di kota Urgench, wilayah Khorezm, bagian barat Uzbekistan, dikutip dari Eva.vn, Jumat (4 November 2020).

Pernikahan ini berlangsung menurut tradisi Uzbekistan, dan semuanya berjalan dengan baik dan lancar pada awalnya, 

Namun, setelah pernikahan usai, tiba-tiba keluarga dari pihak mempelai pria menuduh bahwa mempelai wanita sudah tidak perawan lagi, sehingga mereka memutuskan untuk mengecek keperawanan mempelai wanita.


Dalam video yang viral tersebut, kerabat dari mempelai pria yang kebanyakan perempuan tersebut memaksa pengantin wanita yang masih muda tersebut untuk berbaring di tempat tidur, kemudian melepas celananya untuk memeriksa bahwa dia masih perawan.


Sontak pengantin wanita sangat marah atas tindakan ini, ia mencoba untuk menolak dan melawan. Tetapi dia tidak mampu, pada akhirnya, harus pasrah membiarkan para perempuan itu menanggalkan pakaiannya.


Setelah kejadian itu usai, mempelai wanita hanya menutupi wajahnya dengan kedua tangannya yang meneteskan air mata karena merasa marah dan malu.


Namun tak berhenti sampai disitu, sang pengantin wanita muda tak henti-hentinya dikecewakan oleh anggota keluarga mempelai pria, dengan mengatakan bahwa ia tak menjaga keperawannya sebelum menikah.


Baca Juga : Siti Badriah Blak-blakan Pernah Begituan di Alam Terbuka Bareng Suami, Begini Rasanya


Perlu disebutkan bahwa menurut ayah tiri pengantin wanita, mempelai pria sebelumnya sempat dihukum karena pemerkosaan, tetapi keluarga penganti wanita baru mengetahui hal ini setelah pernikahan berlangsung.


Ayah tiri pengantin wanita tersebut juga menambahkan, bahwa keluarga mempelai pria menuntut agar keluarga mempelai wanita harus mengeluarkan 50 juta UZS (mata uang Uzbekistan) untuk mendanai pernikahan. Jumlah ini tak sedikit sehingga membuat keluarga gadis itu mengalami kesulitan.


Menurut media lokal, keluarga pengantin wanita memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.


Mereka mengecam pengantin pria dan keluarga pengantin pria, karena sudah melecehkan pengantin wanita, dan menghina kehormatan keluarga pengantin wanita.


Setelah kejadian itu, polisi kota Urgench mengamankan orang-orang yang terlibat dalam insiden tersebut untuk diselidiki.


Sementara itu, di jejaring sosial banyak yang mengecam kejadian tersebut, serta mengungkapkan kekecewaan dan kemarahan atas tindakan dari keluarga mempelai pria tersebut. Banyak juga yang menilai tindakan ini bertujuan hanya untuk memeras keluarga mempelai wanita.(*)



sumber : aceh.tribunnews.com

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama